JAKARTA – Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengaku sedih atas tragedi kasus Hery Susanto Ketua Ombudsman tersangka suap dan Ditahan oleh Kejaksaan Agung pada hari Kamis 16 April 2026. Dalam kasus ini Boyamin Saiman memberikan apresiasi Kejaksaan Agung yang berhasil mengungkap kasus ini tanpa drama Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Boyamin mengatakan peristiwa ini tidak terlepas dari salah dan teledornya Panitia Seleksi Ombudsman 2025/2026 dan DPR dalam meloloskan Hery Susanto menjadi Ketua Ombudsman RI (ORI ). Menurutnya rekam jejak HS selama menjabat komisioner ORI sangatlah buruk. Ia beralasan permohonan rekomendasi atas perkara yang benar-benar terjadi mal-administrasi justru tidak mendapatkan pelayanan dikarenakan dugaan tidak adanya uang pelicin / gratifikasi.
“Informasi buruknya kinerja HS telah Saya dapatkan dari seorang anggota Komisioner ORI periode 2016-2021 dan 2021-2026 ( telah menjabat dua periode ). Anggota ini telah berusaha memberikan masukan kepada Panitia Seleksi ( PANSEL ) dan Komisi II DPR untuk menggugurkan HS namun gagal dan bahkan HS lolos diangkat jadi Ketua ORI,” ungkap Bonyamin Saiman melalui keterangan pers yang diterima penajatim.com Jum’at (17/4/2026)
“Saya sendiri telah memberikan masukan kepada Pansel ORI pada bulan Oktober 2025 dan hasilnya adalah gagal dan masukanku telah diabaikan,”tambah Boyamin Saiman.
Aktivis antikorupsi ini menjelaskan HS sebelum menjadi ORI adalah aktif di LSM BPJS Watch, namun setelah masuk ORI 2021-2026 nyata integritasnya gampang luntur dan ini telah diketahui oleh internal ORI. Ia menegaskan tidak sulit Pansel dan Komisi II DPR melacak kinerja buruk HS selama jabat Komisioner ORI 2021-2026 sehingga mestinya HS gugur. Dalam kasus ini lanjutnya Pansel dan Komisi II DPR terbukti telah abai dan teledor dalam meloloskan HS sebagai ketua ORI
“Kami menuntut Kejagung untuk mengembangkan dugaan suap/gratifikasi oleh HS atas rekomendasi-rekomendasi terkait tambang dikarenakan HS selama periode 2021-2026 sepenuhnya tangani isu dan masalah pertambangan,”tandasnya.


















