MALANG, PENAJATIM.COM – Suasana Gantangan Malang Satu Titik, Minggu (26/7/2026) pagi, penuh semarak. Ratusan peserta kicaumania dari Malang Raya hingga luar kota tumpah ruah mengikuti lomba ‘Milan Narp Cup’ yang digelar bekerja sama dengan Rojokoyo.
Event ini tidak hanya menjadi ajang adu kualitas burung, tetapi juga wadah silaturahmi bagi para pecinta burung kicau.
Berbagai jenis burung dilombakan, mulai dari Murai Batu kategori A, B, C, Tledekan, Cucak Ijo, Cendet, Anis Kembang hingga Anis Merah. Total ada 7 kelas yang dipertandingkan.
PIC Milan Narp dari PT. Tunas Berkah Adidaya, Doni Kristianto, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan ini.
“Saya sebagai PIC Milan Narp mensupport gantangan di Malang Satu Titik ini karena kegiatannya sangat positif,” ujarnya.
Menurut Doni, semakin ramai gantangan maka nilai burung juga akan ikut naik. Hal ini berdampak langsung pada perekonomian masyarakat, khususnya peternak dan penggemar burung.
“Jika penggemar burung kicau ini tinggi, tentunya akan meningkatkan nilai jual burung itu sendiri, sehingga dapat meningkatkan perekonomian di masyarakat,” jelasnya.
“Harapannya dengan semakin banyak event gantangan, nilai burung semakin naik, peternak semakin banyak, dan perekonomian ikut terdongkrak,” tegas Doni.
Salah satu peserta, Heru asal Buring Kedungkandang Kota Malang, mengaku sudah sering mengikuti lomba kicaumania.
“Saya sering ikut lomba di Malang Raya. Burung yang saya lombakan Murai Batu. Meski belum pernah menang, saya tetap senang karena ini hobi,” katanya.
Bagi Heru, ikut gantangan bukan hanya soal menang. Silaturahmi dan tukar pengalaman menjadi motivasi utama.
“Motivasinya karena hobi, sekalian silaturahmi dan tukar pengalaman dengan peserta lain. Gantangan di Malang Satu Titik ini juga bagus, semua peserta mengakui itu,” pungkasnya. (Zai).















