MALANG PENAJAM.COM — Semangat kepedulian mahasiswa Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) untuk korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalir lewat aksi nyata.
Melalui kegiatan “NGORE: Ngopi Sore Bersama Mahasiswa Terdampak Gempa NTT”, civitas akademika UIBU berkumpul, berempati, sekaligus menggalang donasi untuk saudara-saudara di NTT, Jumat (28/8/2026) sore di Cafe UIBU.
Kegiatan yang digagas Himpunan Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (HMPS PJKR) UIBU ini dikemas santai namun penuh makna. Acara dibuka dengan nonton bersama film bertema empati dan kemanusiaan, dilanjutkan penampilan seni dari UKM KopiSEMU yang berhasil menghangatkan suasana.
“Lewat seni dan obrolan santai, kami ingin mengajak teman-teman merasakan bahwa duka NTT juga duka kita. Donasi sekecil apapun sangat berarti untuk membantu mereka bangkit,” ujar Ketua HMPS PJKR UIBU.
Selama acara berlangsung, kotak donasi terus terisi dari mahasiswa, dosen, hingga pengunjung Cafe UIBU. Dana yang terkumpul akan disalurkan langsung untuk membantu kebutuhan mahasiswa UIBU asal NTT yang terdampak bencana.

Aksi mahasiswa ini mendapat dukungan penuh dari pimpinan UIBU. Rektor Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si. menegaskan kampus hadir tidak hanya dalam pendidikan, tetapi juga dalam nilai kemanusiaan.
“Kami di UIBU memastikan tidak boleh ada mahasiswa yang terhenti kuliahnya karena bencana. Bagi mahasiswa terdampak NTT, kami berikan bantuan biaya hidup. Untuk yang wisuda tahun ini, kami gratiskan seluruh biayanya,” tegas Rektor.
Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga korban di NTT, sehingga mahasiswa tetap bisa fokus menyelesaikan studi.
Melalui kegiatan ini, UIBU juga mengkampanyekan tagar #PrayforNTT sebagai ajakan kepada seluruh masyarakat untuk terus memberikan dukungan moral dan material bagi pemulihan NTT.
Dengan semangat “dari mahasiswa untuk sesama”, UIBU membuktikan bahwa kampus bisa menjadi rumah kedua yang peduli dan bergerak saat dibutuhkan. (Zai).

















