TAGARINDONESIA – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa BRILiaN Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, tidak hanya dipenuhi kemeriahan. Ribuan warga sekaligus mendapatkan ruang untuk menggerakkan aktivitas ekonomi desa melalui bazaar yang melibatkan 40 pelaku UMKM lokal.
Kegiatan bertajuk Semarak Merah Putih Kemerdekaan yang digelar BRI Region 13 Malang, Sabtu (22/8/2026), diikuti tak kurang dari 3.000 masyarakat. Warga dari berbagai kelompok usia, mulai anak-anak, generasi muda hingga lansia, terlibat dalam rangkaian kegiatan.
Fun Walk menjadi pembuka kegiatan dengan peserta mengenakan berbagai atribut bernuansa merah putih. Setelah itu, masyarakat mengikuti sejumlah agenda seperti bazaar UMKM, pemeriksaan kesehatan gratis, lomba fashion, pembagian doorprize dan panggung hiburan.
Panggung hiburan turut menampilkan talenta lokal, di antaranya Band Café Sawah dan OM. ABD.
Regional CEO BRI Region 13 Malang Arie Wibowo mengatakan, keterlibatan UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut karena desa memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan melalui kreativitas masyarakat.
“Desa Pujon Kidul memiliki potensi yang sangat besar, termasuk melalui kreativitas masyarakat dan para pelaku UMKM. Kehadiran UMKM lokal dalam kegiatan ini menjadi bagian dari semangat memberikan ruang bagi masyarakat agar terus berkembang dan menunjukkan potensi yang dimiliki,” ujar Arie.
Menurutnya, penguatan ekonomi masyarakat tidak dapat dilepaskan dari pengembangan desa. UMKM menjadi salah satu sektor yang memiliki posisi penting karena aktivitas ekonominya bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Selain menggerakkan UMKM, BRI juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 500 warga. Kegiatan sosial lainnya dilakukan melalui Wall Donation bertajuk “Satu Tanda, Sejuta Harapan”.
Sebanyak 810 stiker ditempelkan masyarakat dalam aksi tersebut. Setiap stiker yang ditempel dikonversikan BRI Peduli menjadi donasi senilai Rp50 ribu.
Kegiatan dibuka Regional CEO BRI Region 13 Malang Arie Wibowo bersama Camat Pujon Sujarwo Adi Wijayanto dan Kepala Desa Pujon Kidul Muhammad Said. Hadir pula jajaran Pemerintah Desa Pujon Kidul, manajemen BRI Region 13 Malang, Insan BRILiaN serta masyarakat.
Arie mengatakan, Semarak Merah Putih merupakan bagian dari upaya BRI untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus membuka ruang bagi potensi lokal.
“Semangat kemerdekaan adalah semangat kebersamaan dan gotong royong. Melalui Semarak Merah Putih ini, kami ingin BRI hadir bersama rakyat, menjadi wadah bagi masyarakat untuk berekspresi, berkarya, dan memperkuat kebersamaan. BRI meyakini desa memiliki potensi besar untuk terus berkembang, sehingga penguatan ekonomi masyarakat juga perlu dimulai dari desa,” katanya.
Camat Pujon Sujarwo Adi Wijayanto mengapresiasi kehadiran BRI dalam perayaan kemerdekaan tersebut. Menurutnya, rangkaian kegiatan mendapatkan respons positif dari masyarakat karena tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga kegiatan sosial dan pemberdayaan UMKM.
“Atas nama masyarakat Desa Pujon Kidul, saya mengucapkan terima kasih kepada BRI yang telah melaksanakan kegiatan sosial dalam Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI ke-81. Kehadiran BRI di tengah masyarakat Pujon Kidul merupakan wujud nyata kepedulian BRI kepada masyarakat,” ungkap Sujarwo.
Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dihadirkan dengan manfaat yang semakin dirasakan langsung masyarakat.
“BRI hadir dan peduli dengan sesama serta selalu melayani dengan hati. Harapan kami, ke depan BRI kembali menghadirkan beragam kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat dan memberikan manfaat bagi warga,” tambahnya.
Melalui Desa BRILiaN, BRI terus mendorong desa potensial untuk mengoptimalkan sumber daya, meningkatkan kapasitas masyarakat dan mengembangkan potensi ekonomi secara berkelanjutan.

















