MALANG, PENAJATIM.COM – Anggota DPRD Kota Malang, Rokhmad, S.Sos, meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) diliburkan selama bulan Ramadhan karena dapat mengganggu ibadah puasa anak-anak. Menurutnya, program ini seharusnya dihentikan sementara untuk menghindari godaan bagi anak-anak yang berpuasa.
“Makan bergizi untuk anak-anak sangat penting, agar tumbuh kembang mereka menjadi baik sehingga jadi generasi yang kuat dan tangguh, namun dalam tubuh manusia ada jasmani dan rohani, Alhamdulillah ada diantara 12 bulan ada Ramadhan umat Islam diwajibkan untuk berpuasa menahan diri tidak makan dan minum mulai terbit fajar hingga adzan magrib,” kata pria yang akrab disapa Ustadz Rokhmad, Rabu (25/2/2026).
Ustadz Rokhmad juga menyoroti kemungkinan penyimpangan anggaran dalam penyediaan MBG, seperti yang terlihat dalam video guru yang memposting sajian sederhana di TikTok, padahal anggaran yang dialokasikan untuk MBG adalah Rp. 15.000 per anak. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang siapa yang mengawasi dan apakah ada korupsi dalam penyediaan sajian MBG.
“Dampak dari MBG tidak libur, banyak anak-anak yang membawa pulang baik di tengah jalan atau saat di rumah mereka pada membatalkan puasa, tergoda dengan makanan yang dibawa dari sajian MBG, mental keimanan anak-anak masih rentang mudah tergoda, saat tidak ada MBG mereka ada yang tergoda kini tambah parah dengan adanya MBG,” kata Ustadz Rokhmad.
Ia meminta pemerintah mempertimbangkan untuk meliburkan MBG selama bulan Ramadhan dan mengalihkan anggaran untuk program pendidikan dan sosial kemasyarakatan yang lebih bermanfaat. “Mari kita renungkan sebagai insan yang beriman dan berpancasila, kemudian kita tanya hati nurani kita, manfaat dan mudharatnya MBG di bulan suci Ramadhan terhadap putra-putri kita,” imbau Ustadz Rokhmad. (Zai).
















