PENAJATIM – Bukan hanya soal besarnya nilai transaksi, perjalanan Ikhsanul Afif sebagai Agen BRILink menunjukkan bagaimana layanan keuangan di tingkat lokal berkembang bersama kebutuhan masyarakat.
Beralamat di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo Nomor 20, Kedungwaru, Tulungagung, Ikhsanul mulai menjadi Agen BRILink pada 2016. Ia memilih kemitraan tersebut dengan tujuan menghadirkan layanan transaksi perbankan yang lebih dekat dan mudah dijangkau warga sekitar.
Transfer dan tarik tunai menjadi dua layanan yang banyak dilayani sejak awal. Pada fase pertama, omzet transaksi yang ditangani masih sekitar Rp5 juta.
Situasinya berubah seiring waktu. Kepercayaan masyarakat bertambah dan jumlah transaksi meningkat. Setelah sekitar satu dekade menjalankan usaha, Ikhsanul kini mampu melayani transaksi sekitar Rp90 juta hingga Rp100 juta per hari.
Perkembangan tersebut membuat aktivitas usahanya tidak lagi ditangani seorang diri. Dua karyawan turut dilibatkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya mulai menjadi BRILink Agen sejak tahun 2016. Awalnya omset kami masih sekitar Rp5 juta. Seiring waktu, semakin banyak masyarakat yang datang untuk melakukan transfer maupun tarik tunai. Alhamdulillah, sekarang omset kami bisa mencapai sekitar Rp90 juta hingga Rp100 juta per hari,” kata Ikhsanul.
Ia menilai keberlanjutan usaha tersebut sangat berkaitan dengan kepercayaan pelanggan. Kecepatan dan kemudahan transaksi menjadi hal yang terus dijaga dalam memberikan pelayanan.
“Bagi saya, yang paling penting adalah bisa memberikan kemudahan kepada masyarakat. Banyak masyarakat yang membutuhkan layanan transfer dan tarik tunai, sehingga kami berusaha memberikan pelayanan yang baik dan cepat. Dengan adanya BRILink Agen, masyarakat bisa lebih mudah melakukan transaksi,” ujarnya.
Di sisi lain, kemitraan dengan BRI memberikan tambahan manfaat ekonomi. Ikhsanul memperoleh fee sekitar Rp3,8 juta per bulan dari aktivitas sebagai Agen BRILink.
Pgs Branch Office Head BRI Tulungagung Agus Mirwan melihat kisah tersebut sebagai salah satu gambaran manfaat kemitraan Agen BRILink. Jaringan tersebut tidak hanya mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat, tetapi juga memberi ruang bagi pelaku usaha untuk memperoleh penghasilan tambahan.
“BRILink Agen merupakan bagian penting dalam upaya BRI untuk memperluas akses layanan keuangan kepada masyarakat. Kami melihat bahwa melalui kemitraan ini, masyarakat dapat memperoleh kemudahan dalam melakukan transaksi perbankan, sementara di sisi lain juga tercipta peluang ekonomi bagi para pelaku usaha yang menjadi BRILink Agen,” kata Agus.
Skala jaringan Agen BRILink BRI Tulungagung juga terus berkembang. Hingga akhir 2026 tercatat 1.161 agen berada dalam wilayah kerja Branch Office BRI Tulungagung.
Pada Juli 2026 saja, seluruh jaringan tersebut mencatat 387.739 transaksi dengan nilai mencapai Rp608 miliar.
Agus mengatakan angka tersebut menunjukkan tingginya pemanfaatan layanan Agen BRILink dalam aktivitas transaksi keuangan masyarakat.
“Kami mengapresiasi seluruh BRILink Agen yang telah menjadi mitra BRI dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Ke depan, BRI akan terus memperkuat ekosistem AgenBRILink agar manfaatnya dapat semakin luas, baik dalam meningkatkan akses layanan keuangan maupun membuka peluang usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah,” katanya.

















