SURABAYA, PENAJATIM.COM – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mengukir prestasi nasional. Kampus Putih resmi menyabet penghargaan bergengsi dari salah satu media online untuk Kategori Sektor Pendidikan, sub-kategori Pelopor Edu-Sociopreneurship dan Ekosistem Kampus Mandiri.
Penghargaan diserahkan di Ballroom Grand City, Surabaya, Selasa (21/4/2026). Capaian ini menegaskan komitmen UMM memadukan inovasi pendidikan, kemandirian finansial, dan pengabdian masyarakat.
Prof. Dr. Ir. Indah Prihartini, M.P., IPU. menyebut penghargaan ini sejalan dengan nilai inti UMM. “Pada dasarnya, keberadaan UMM harus bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Kami merancang program Tri Dharma Perguruan Tinggi yang pendekatannya adalah memanfaatkan inovasi yang kita hasilkan untuk kebermanfaatan umat,” ujarnya.
Predikat Ekosistem Kampus Mandiri dibuktikan UMM lewat kemandirian energi. Indah, sapaan akrabnya, memaparkan UMM telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dan panel surya. Keduanya menyuplai 40-50 persen kebutuhan listrik kampus di malam hari, termasuk penerangan jalan.
Kemandirian juga menyentuh sektor logistik. UMM mengelola lahan pertanian sendiri untuk pasok sayur dan telur sehat langsung ke Rumah Sakit UMM. “Ini bentuk nyata kampus mandiri,” tegasnya.
Sebagai PTS, UMM menopang finansial lewat deretan unit bisnis komersial. Saat ini UMM mengelola tiga hotel beserta restoran, SPBU, bengkel yang jadi tempat magang siswa SMK, hingga Taman Rekreasi Sengkaling.
UMM juga memiliki Rumah Sakit Kelas B yang melayani pasien umum dan BPJS tanpa diskriminasi. “Keuntungan dari unit-unit usaha ini mensupport operasional UMM. Sekaligus, unit produksi ini menjadi tempat magang anak-anak, sehingga bisnis dapat menopang kampus secara mandiri,” jelas Prof. Indah.
Rekam jejak sosiopreneur UMM tak hanya di Malang. Sejalan dengan semboyan Dari UMM untuk Bangsa, kampus ini aktif memberdayakan masyarakat nasional.
“Kami bahkan memiliki program yang men-support pemerintah untuk mengatasi stunting dan kemiskinan ekstrem di NTT. UMM tidak ragu mengeluarkan uang miliaran rupiah untuk membantu ke sana,” tutup Prof. Indah, menegaskan kiprah UMM di level nasional. (Zai).


















