MALANG, PENAJATIM – Kepedulian terhadap sesama kembali ditegaskan keluarga besar Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) dalam momentum Ramadan tahun ini. Melalui forum Bincang Berkah Ramadan, para alumni bersama Koordinator PPG berkumpul di Kampus C UIBU, Jalan Citandui, Kota Malang, Selasa 3 Maret 2026, untuk mempererat silaturahmi sekaligus merancang aksi nyata membantu korban musibah di Aceh.
Suasana hangat terasa sejak awal kegiatan. Pertemuan itu bukan sekadar ajang temu kangen, melainkan ruang konsolidasi gagasan dan solidaritas. Isu kemanusiaan menjadi topik utama yang mengemuka dalam diskusi.

Rektor Universitas Insan Budi Utomo, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., menyampaikan apresiasi atas partisipasi alumni dan para pemangku kepentingan Program Pendidikan Profesi Guru. Ia mengungkapkan bahwa kampus tengah menyiapkan langkah konkret untuk meringankan beban masyarakat Aceh yang terdampak bencana.
“Kami berterima kasih atas kehadiran para alumni dan stakeholder PPG. UIBU berencana turut membantu saudara-saudara kita di Aceh yang sedang tertimpa musibah. Dukungan dari alumni, dosen, dan mahasiswa sangat besar. Kami akan berkoordinasi dengan alumni di Aceh agar penyaluran bantuan tepat sasaran, termasuk rencana berbuka puasa bersama para korban,” ujarnya.
Menurutnya, gerakan sosial tersebut sejalan dengan nilai kebudiutamaan yang selama ini menjadi ruh pendidikan di kampus. Ia menekankan bahwa kepedulian dan kemanusiaan harus diwujudkan dalam tindakan, bukan sekadar wacana.
Di sisi lain, Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru UIBU, Dr. Riyanto, M.Pd., memaparkan perkembangan terbaru kampus. Ia menyebut pertumbuhan mahasiswa baru pada 2025 masih didominasi pendaftar asal Jawa Timur, disusul Nusa Tenggara Timur dan beberapa wilayah lain seperti Jawa Tengah. Capaian tersebut, kata dia, tidak lepas dari peran strategis alumni yang terus menjaga nama baik almamater di tengah masyarakat.
“Kami berharap alumni terus berkontribusi, terutama dalam mendukung rekrutmen mahasiswa baru. Jaringan alumni sangat menentukan tingkat kepercayaan publik terhadap UIBU,” jelasnya.
Melalui forum Ramadan ini, UIBU kembali meneguhkan posisinya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga membangun solidaritas sosial. Sinergi antara kampus dan alumni diharapkan semakin kuat, sehingga nilai-nilai kemanusiaan dapat terus dihidupkan dalam setiap langkah pengabdian.


















