Anggota DPRD Rendra Masdrajad Safaat Dukung Penuh Langkah Pemkot Malang Tolak LGBT

Rendra Masdrajad Safaat, anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi PKS. (ist).
banner 120x600

MALANG, PENAJATIM.COM – Anggota DPRD Kota Malang, Rendra Masdrajad Safaat, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Malang yang mulai menguatkan sosialisasi dan edukasi untuk mencegah penyebaran budaya LGBT.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara. Dalam Perpres itu, penyebaran budaya LGBTQ disebut sebagai salah satu bentuk ancaman nonmiliter.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan Pemkot telah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah untuk memperkuat sosialisasi kepada masyarakat. Hal ini penting mengingat Kota Malang berstatus sebagai kota pendidikan dan kota pariwisata.

“Terkait itu memang saya minta ada sosialisasi karena Kota Malang adalah kota pendidikan dan kota pariwisata. Tentu hal-hal seperti itu juga bisa terjadi di Kota Malang,” ujar Wahyu.

Selain sosialisasi, Pemkot juga menyiapkan program khusus bersama Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. Program itu bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dampak penyimpangan seksual, baik dari sisi kesehatan maupun sosial.

Menanggapi kebijakan tersebut, Rendra Masdrajad Safaat menilai pencegahan harus dilakukan sejak dini agar generasi muda tidak mudah terpengaruh.

“Saya mendukung penuh langkah Pemerintah Kota Malang dalam memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Pencegahan LGBT harus dilakukan sejak dini agar generasi muda memiliki pemahaman yang benar dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai bentuk penyimpangan,” tegas Rendra, Selasa (7/7/2026).

Politisi PKS ini menekankan, sebagai kota pendidikan, Malang memiliki tanggung jawab besar menjaga lingkungan tumbuh kembang generasi muda. Menurutnya, pendidikan karakter tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah.

“Keluarga, sekolah, tokoh agama, organisasi masyarakat, hingga lingkungan sekitar harus mengambil peran. Penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai moral harus terus dilakukan sebagai benteng utama dalam membangun generasi yang berakhlak dan bertanggung jawab,” katanya.

Rendra juga berharap upaya yang dilakukan Pemkot tidak berhenti pada sosialisasi semata. Ia mendorong adanya program berkelanjutan agar dampaknya nyata di masyarakat.

“Saya berharap langkah ini dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan. Kita harus bersama-sama menolak segala bentuk penyimpangan yang bertentangan dengan nilai agama, norma sosial, dan budaya bangsa, sekaligus membangun lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi penerus Kota Malang,” tutup anggota Komisi C tersebut. (Zai).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *