MALANG, PENAJATIM.COM – Nahas menimpa IAR (24), mahasiswa asal Kecamatan Sukun, Kota Malang. Ia harus dilarikan ke IGD RSUD Dr. Saiful Anwar setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak ambulans di Jalan J.A. Suprapto, Sabtu (6/6/2026) dini hari.
Ironisnya, ambulans yang ditabrak IAR justru hendak masuk ke area IGD RSSA karena sedang membawa pasien darurat. Peristiwa sekitar pukul 03.30 WIB itu terjadi tepat di depan pintu masuk Instalasi Gawat Darurat.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota Ipda Eko Prasetyo menjelaskan, IAR mengendarai Honda Vario N-6433-ADL dari arah utara ke selatan. Dari arah berlawanan, ambulans Wuling Cortez B-1675-DFB yang dikemudikan MZ (26), warga Blimbing, melaju dari selatan ke utara.
Ambulans tersebut hendak berbelok ke timur menuju area IGD. Diduga IAR kurang konsentrasi atau melamun sehingga tidak menyadari ada kendaraan prioritas yang menyalakan sirine di depannya.
“Pengendara sepeda motor diduga tidak konsentrasi atau tidak mematuhi peraturan lalu lintas serta tidak mengutamakan kendaraan yang diprioritaskan,” kata Eko, Sabtu (6/6/2026).
Tabrakan keras pun tak terhindarkan. Bodi depan ambulans penyok, sementara motor Vario milik IAR rusak di bagian depan.
Beruntung, pasien yang berada di dalam ambulans tidak mengalami cedera tambahan akibat benturan. Pasien langsung mendapat penanganan dari tim medis IGD RSSA.
IAR sendiri mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh. Ia langsung dievakuasi petugas rumah sakit yang berjaga di lokasi kejadian. Saat ini IAR masih menjalani perawatan di RSSA Malang.
Eko menegaskan, pengendara wajib fokus penuh saat berkendara, apalagi di malam hari. Ambulans dengan rotator dan sirine menyala memiliki hak utama di jalan dan harus didahulukan.
“Kejadian ini jadi pengingat. Jangan sampai melamun atau kurang konsentrasi, apalagi saat ada ambulans yang sedang tugas kemanusiaan membawa pasien. Berikan prioritas,” tegas Eko.
Pihaknya mengimbau masyarakat selalu waspada dan patuh aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Kasus ini masih dalam penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota. (Zai).

















