=========================================

Idul Adha Jadi Momentum Golkar Kota Malang Rawat Basis dan Solidaritas

banner 120x600

PENAJATIM – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan DPD Partai Golkar Kota Malang bukan sekadar sebagai agenda seremonial tahunan, melainkan ruang konsolidasi politik dan sosial untuk memperkuat hubungan partai dengan masyarakat akar rumput. Di tengah dinamika politik lokal pasca kontestasi, partai berlambang pohon beringin itu memilih menghadirkan pendekatan yang lebih membumi melalui distribusi 500 paket daging qurban kepada kader dan warga di berbagai wilayah Kota Malang.

Penyembelihan hewan qurban dipusatkan di Kantor DPD Golkar Kota Malang, Rabu, dengan melibatkan pengurus partai, anggota fraksi, kader tingkat kecamatan hingga kelurahan. Empat ekor sapi dan lima ekor kambing dipotong dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari komitmen sosial partai untuk menjaga kedekatan emosional dengan masyarakat.

Ketua DPD Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin menilai momentum Idul Adha memiliki makna strategis dalam membangun kembali energi kolektif kader sekaligus mempertegas bahwa politik tidak boleh tercerabut dari nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.

“Alhamdulillah hari ini kami melaksanakan agenda Idul Adha 1447 Hijriah dengan khidmat. Seluruh kader, pengurus fraksi, panitia, hingga senior partai hadir bersama-sama dalam suasana penuh kebersamaan,” ujar Djoko.

Menurutnya, qurban tidak cukup dipahami sebagai ritual keagamaan semata. Di dalamnya terdapat pesan pengorbanan, loyalitas, dan penguatan solidaritas yang juga relevan dalam membangun organisasi politik agar tetap hidup dan dekat dengan masyarakat.

Djoko mengatakan, konsolidasi partai tidak selalu harus dilakukan melalui forum formal dan agenda politik elektoral. Justru momentum sosial keagamaan seperti Idul Adha menjadi ruang yang efektif untuk mempertemukan kembali seluruh elemen partai dalam suasana yang lebih cair dan egaliter.

“Idul Adha ini menjadi ajang temu kader kembali. Dengan niat yang baik dan momentum yang baik, kami ingin terus membesarkan pohon beringin yang kami cintai,” katanya.

Ratusan paket daging qurban kemudian disalurkan kepada pengurus Pimpinan Kecamatan, Pimpinan Kelurahan, kader partai, hingga masyarakat sekitar kantor DPD Golkar Kota Malang. Distribusi tersebut sekaligus menjadi simbol bahwa kehadiran partai politik di tengah masyarakat tidak semestinya hanya terlihat ketika memasuki tahun politik.

Djoko menegaskan, Golkar Kota Malang ingin membangun citra politik yang lebih substantif dengan tetap menjaga hubungan sosial bersama masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan sampai sakralnya Idul Adha hilang. Kami ingin hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat event politik, tetapi juga dalam aktivitas sosial dan kemasyarakatan,” tegasnya.

Empat ekor sapi qurban yang disembelih berasal dari bantuan sejumlah tokoh dan elemen internal partai, di antaranya Wali Kota Malang, Wakil Wali Kota Malang, Ketua DPD Golkar Kota Malang, serta Fraksi Golkar DPRD Kota Malang. Keterlibatan berbagai unsur tersebut memperlihatkan adanya upaya menjaga kesinambungan komunikasi politik dan sosial di lingkungan partai.

Di tengah meningkatnya tuntutan publik terhadap kehadiran partai politik yang lebih responsif, kegiatan sosial semacam ini menjadi cara Golkar Kota Malang menjaga relevansi politiknya di tingkat akar rumput. Melalui momentum Idul Adha, partai mencoba mengirim pesan bahwa kekuatan politik tidak hanya dibangun melalui perebutan kekuasaan, tetapi juga melalui kemampuan merawat solidaritas sosial dan menjaga hubungan kemasyarakatan secara berkelanjutan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *