=========================================

LKPJ 2025 Disampaikan di DPRD, Wali Kota Malang Paparkan Kinerja Ekonomi dan Sosial

banner 120x600

MALANG, PENAJATIM – Pemerintah Kota Malang melaporkan capaian kinerja pemerintahan sepanjang tahun anggaran 2025 melalui penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dalam rapat paripurna DPRD Kota Malang, Senin (9/3/2026). Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, sebagai bagian dari mekanisme akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Dalam pemaparannya, Wahyu menjelaskan bahwa LKPJ memuat gambaran pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan yang dijalankan pemerintah kota selama satu tahun terakhir. Laporan ini juga mencakup penyelenggaraan berbagai urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah sebagaimana tertuang dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Malang.

“LKPJ ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kepala daerah kepada DPRD terkait pelaksanaan program, kegiatan, serta kebijakan pembangunan selama tahun 2025,” ujarnya di hadapan anggota dewan.

Dalam laporan tersebut, Pemkot Malang memaparkan sejumlah indikator makro daerah yang menunjukkan perkembangan positif. Salah satunya adalah pertumbuhan ekonomi Kota Malang yang tercatat naik dari 5,41 persen pada 2024 menjadi 5,92 persen pada 2025. Capaian ini menempatkan Kota Malang sebagai daerah dengan laju pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Jawa Timur.

Selain itu, tingkat pengangguran terbuka juga mengalami penurunan. Data pemerintah kota menunjukkan angka pengangguran turun dari 6,10 persen pada 2024 menjadi 5,69 persen pada 2025.

Indikator kesejahteraan masyarakat lainnya juga memperlihatkan peningkatan. Pendapatan per kapita warga Kota Malang naik dari Rp100,116 juta pada 2024 menjadi Rp108,152 juta pada 2025. Sementara itu, tingkat ketimpangan pendapatan yang tercermin dalam rasio gini juga mengalami perbaikan, dari 0,42 pada 2024 menjadi 0,37 pada tahun berikutnya.

Wahyu Hidayat menyebut capaian tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi bagi penguatan kesejahteraan masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing Kota Malang di tingkat regional.

“Pertumbuhan ekonomi yang meningkat diharapkan mampu mendorong kesejahteraan masyarakat serta memperkuat daya saing Kota Malang,” ujarnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *