MALANG, PENAJATIM.COM – Menyambut peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia (RI) ke-80, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang menggelar upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Untung Suropati, Jumat pagi (29/8/2025).
Rangkaian acara diawali dengan upacara penghormatan yang dipimpin langsung Kepala Kejari Kota Malang, Tri Joko, SH, MH, dengan Jaksa Fungsional Erfan Setianas bertindak sebagai komandan upacara. Suasana berlangsung khidmat saat seluruh peserta memberikan penghormatan kepada arwah para pahlawan yang gugur membela kemerdekaan.

Upacara ini diikuti jajaran pejabat Kejari, para pegawai, Ketua IAD Daerah Kota Malang Ny. Nurhaliansih Tri Joko beserta anggota, serta staf PPNPN. Seusai upacara, para peserta melanjutkan prosesi tabur bunga di pusara pahlawan sebagai bentuk penghormatan dan doa.
Dalam keterangannya, Kajari Tri Joko menegaskan bahwa kegiatan ziarah bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan refleksi untuk meneladani nilai pengabdian dan perjuangan para pahlawan.
“Semangat juang mereka menjadi pengingat bagi kami agar tetap bekerja dengan integritas, profesional, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, momentum Hari Lahir Kejaksaan RI harus menjadi titik penguat bagi insan Adhyaksa untuk terus membangun kepercayaan publik dan menghadirkan keadilan yang nyata. Tri Joko juga berpesan agar seluruh jajarannya senantiasa menjaga etos kerja, siap melayani masyarakat, sekaligus berinovasi dalam menjalankan tugas.

Tak lupa, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai serta anggota IAD yang terus bekerja dengan penuh dedikasi.
“Dedikasi teman-teman menjadi bagian penting dari upaya bersama kita dalam mewujudkan keadilan bagi semua,” katanya.
Kegiatan yang dimulai pukul 06.45 WIB dan berakhir sekitar pukul 07.30 WIB ini berjalan lancar. Melalui ziarah dan tabur bunga tersebut, Kejari Kota Malang meneguhkan kembali komitmennya: menjaga semangat pengabdian, menghormati jasa pahlawan, dan terus berkontribusi membangun kejaksaan yang lebih dekat dengan masyarakat.

















