Gelar Karya Inovatif, Mahasiswa PPG PJOK UIBU Pamerkan Inovasi Media Pembelajaran

Gelar Karya Inovatif, Mahasiswa PPG PJOK UIBU Pamerkan Inovasi Media Pembelajaran. (Sumber Humas UIBU).
banner 120x600

MALANG, PENAJATIM.COM – Kreativitas calon guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) ditampilkan dalam kegiatan Gelar Karya Inovatif yang digelar Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Universitas Insan Budi Utomo (UIBU), Jumat (30/10/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk memamerkan berbagai hasil kreativitas dan inovasi yang telah dikembangkan selama satu tahun menempuh pendidikan profesi guru di UIBU.

Mahasiswa yang terbagi dalam beberapa kelompok menampilkan beragam karya inovatif yang berorientasi pada pengembangan media dan teknologi pembelajaran PJOK. Karya-karya tersebut menunjukkan upaya calon guru dalam menciptakan pembelajaran olahraga yang lebih kreatif, menarik, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Salah satu inovasi yang paling menarik perhatian adalah pemanfaatan barang-barang bekas menjadi media pembelajaran olahraga. Di tangan kreatif mahasiswa PPG PJOK, limbah dan barang yang tidak terpakai disulap menjadi alat bantu pembelajaran yang fungsional dan menarik.

Mulai dari botol plastik, ban bekas, hingga kardus, dimodifikasi menjadi media untuk menunjang aktivitas kebugaran dan keterampilan gerak siswa. Inovasi ini sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan sarana dan prasarana di sekolah bukan menjadi penghalang untuk menghadirkan pembelajaran PJOK yang bermakna.

“Ini bukti bahwa guru PJOK harus kreatif. Tidak harus mahal, dari barang sekitar pun kita bisa membuat pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak,” ujar salah satu mahasiswa peserta gelar karya.

Tidak hanya berinovasi melalui media konvensional, mahasiswa juga menghadirkan terobosan berbasis teknologi digital melalui pengembangan aplikasi bernama Fitnesscore.

Kegiatan ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk memamerkan berbagai hasil kreativitas dan inovasi yang telah dikembangkan selama satu tahun menempuh pendidikan profesi guru di UIBU.

Aplikasi ini dirancang untuk membantu mengukur beberapa komponen kebugaran jasmani, meliputi kelincahan, kecepatan, keseimbangan, dan koordinasi. Dengan Fitnesscore, guru dapat melakukan penilaian kebugaran siswa secara lebih praktis, modern, dan terdokumentasi dengan baik.

Kehadiran aplikasi ini menjadi salah satu bentuk kreativitas mahasiswa dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam pembelajaran PJOK, sejalan dengan tuntutan pendidikan di era digital saat ini.

Salah satu mahasiswa peserta gelar karya menyampaikan bahwa proses pengembangan karya tersebut memberikan pengalaman berharga.

“Selama menempuh pendidikan PPG di UIBU, kami tidak hanya belajar memahami bagaimana pembelajaran PJOK dilaksanakan, tetapi juga didorong untuk menciptakan sesuatu yang inovatif. Melalui gelar karya ini, kami ingin menunjukkan bahwa pembelajaran olahraga dapat dikembangkan dengan berbagai cara, baik melalui pemanfaatan barang sederhana maupun teknologi digital,” ungkapnya.

Ia berharap karya-karya yang dihasilkan dapat benar-benar diterapkan dan memberikan manfaat bagi peserta didik di sekolah tempat mereka akan mengabdi nantinya.

Gelar Karya Inovatif ini sekaligus menjadi ruang apresiasi terhadap kreativitas, kolaborasi, dan kompetensi mahasiswa PPG Calon Guru UIBU. Lebih dari sekadar pameran produk, kegiatan ini merepresentasikan proses pembentukan calon guru profesional yang mampu berpikir kreatif, mengembangkan solusi pembelajaran, serta merespons tantangan pendidikan yang terus berkembang.

Melalui kegiatan ini, UIBU terus mendorong lahirnya calon guru yang tidak hanya menguasai kompetensi pedagogik dan profesional, tetapi juga memiliki kemampuan berinovasi dan memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang relevan.

Inovasi yang dihasilkan mahasiswa PPG bidang studi PJOK ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan pembelajaran olahraga yang lebih kreatif, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan pendidikan. (Zai).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *