=========================================

Tangis Pecah di Sukabumi: Anak Petani Bone Resmi Sandang Pangkat IPDA

Tangis Pecah di Sukabumi: Anak Petani Bone Resmi Sandang Pangkat IPDA. (ist).
banner 120x600

BONE, PENAJATIM.COM – Sukabumi, Kamis (4/6/2026) menjadi saksi pecahnya tangis haru Bripka Sainul. Di hadapan petinggi Polri, pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda) resmi tersemat di pundaknya. Saat itu juga, pelukan ibu dan istri yang jauh-jauh datang dari Bone menjadi pelengkap momen kenaikan pangkatnya sebagai perwira Polri.

Kabar bahagia itu sampai ke telinga H. Samad di Bone dua hari kemudian. Ditemui di sebuah warung kopi, Sabtu (6/6/2026), mata ayah empat anak itu berkaca-kaca. Ia tak menyangka anaknya kini sudah menjadi perwira.

“Saya bangga sekali. Salah satu anak saya jadi polisi yang melayani rakyat. Hari ini doa keluarga dijawab Allah SWT. Sainul naik pangkat jadi perwira,” ucap H. Samad lirih.

IPDA Sainul merupakan satu dari 86 personel Polda Sulsel yang mengikuti pendidikan pembentukan perwira di Lemdiklat Polri, Jakarta, selama kurang lebih 6 bulan. Ia dilantik bersama empat polisi asal Bone lainnya.

Lahir di Bone, 27 November 1988, Sainul mengawali karier sebagai anggota Polri sejak 2007. Kenaikan pangkat ini jadi kado istimewa setelah 19 tahun mengabdi dari pangkat bintara.

Meski bangga, H. Samad mengingatkan anaknya soal amanah di balik pangkat IPDA. Baginya, seragam dan pangkat baru bukan untuk gagah-gagahan.

“Jaga wibawa, jangan sombong, bantu orang kecil. Pangkat boleh tinggi, hati harus tetap merendah,” tegas H. Samad.

Pesan itu yang membuat pelantikan di Sukabumi terasa makin bermakna. Ibu kandung Sainul, Hj. Nursiah, dan istrinya, Arfiani Meiliani, sengaja menempuh jalur darat Bone-Jakarta-Sukabumi hanya untuk melihat langsung putranya disemat pangkat oleh petinggi Polri.

Melihat dua perempuan yang paling ia cintai hadir, Sainul tak kuasa menahan air mata. Perjuangan panjang dari kampung halaman hingga menjadi perwira terbayar lunas hari itu. (Yos).

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *