=========================================
Berita  

DPRD Kota Malang Ingatkan Potensi Lonjakan Harga Sembako Jelang Lebaran

Anggota Komisi B DPRD Kota Malang, H. Eddy Widjanarko (Golkarmakota)
banner 120x600

MALANG, PENAJATIM – Meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri berpotensi memicu kenaikan harga bahan pokok di pasaran. Kondisi tersebut menjadi perhatian DPRD Kota Malang yang meminta pemerintah daerah memperkuat pengawasan distribusi sembako agar tidak terjadi lonjakan harga yang merugikan masyarakat.

Anggota Komisi B DPRD Kota Malang, H. Eddy Widjanarko, menilai momentum menjelang Lebaran kerap dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk memainkan harga atau melakukan penimbunan barang demi meraih keuntungan lebih besar. Karena itu, ia mendorong Pemerintah Kota Malang meningkatkan pengawasan di lapangan.

Saat ditemui pada Jumat (6/3/2026), politisi Partai Golkar itu menegaskan bahwa peran satuan tugas pengawasan bahan pokok harus lebih dimaksimalkan. Satgas diminta aktif melakukan inspeksi mendadak ke berbagai titik distribusi.

Menurutnya, pengawasan perlu dilakukan langsung ke distributor maupun gudang penyimpanan bahan pokok untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan yang dapat memicu kelangkaan barang di pasar.

“Untuk mencegah lonjakan harga yang tidak wajar, saya mendorong Pemkot Malang memaksimalkan kerja satgas sembako dengan melakukan sidak ke distributor dan gudang penyimpanan,” ujarnya.

Eddy menjelaskan, inspeksi berkala sangat penting dilakukan terutama menjelang hari besar keagamaan ketika permintaan berbagai komoditas meningkat signifikan. Beberapa bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, hingga cabai biasanya mengalami lonjakan permintaan pada periode tersebut.

Ia mengingatkan bahwa pengawasan yang lemah dapat membuka peluang terjadinya praktik penimbunan barang yang berdampak pada kenaikan harga di tingkat konsumen.

“Jika pengawasan longgar, potensi penimbunan bisa saja terjadi. Ini yang harus diantisipasi sejak awal agar harga di pasar tetap stabil dan masyarakat tidak dirugikan,” tegasnya.

Selain penguatan pengawasan distribusi, Eddy juga mendorong pemerintah daerah memperluas pelaksanaan operasi pasar murah. Langkah ini dinilai penting untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Ia meminta sejumlah perangkat daerah seperti Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan), serta BUMD Tugu Tunas meningkatkan jumlah serta volume operasi pasar menjelang Lebaran.

Menurutnya, operasi pasar sebaiknya dilakukan secara lebih masif dan menjangkau masyarakat hingga tingkat lingkungan terkecil agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga.

“Saya juga mendorong dinas terkait dan BUMD Tugu Tunas menambah volume operasi pasar. Jika memungkinkan, jangkauannya sampai tingkat lingkungan bahkan RT agar masyarakat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” katanya.

Dengan langkah pengawasan distribusi yang lebih ketat dan pelaksanaan operasi pasar yang diperluas, DPRD berharap harga bahan pokok di Kota Malang tetap terkendali hingga menjelang perayaan Idulfitri.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *