Klik disini =========================================

Safari Ramadan Golkar Kota Malang, Sofyan Edi Soroti Kepemimpinan Djoko Prihatin yang Libatkan Generasi Muda

Safari Ramadan yang digelar Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kota Malang ke Sofyan Edy Jarwoko
banner 120x600

PENAJATIM – Safari Ramadan yang digelar Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kota Malang menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas partai sekaligus menegaskan arah kepemimpinan baru yang lebih inklusif. Dalam kunjungan ke kediamannya di kawasan Sukun, Senin 23 Februari 2026, mantan Ketua DPD Golkar Kota Malang, , secara khusus menyoroti langkah Ketua DPD saat ini, Djoko Prihatin, yang dinilainya berani membuka ruang luas bagi generasi muda masuk ke dunia politik.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi ajang silaturahmi antara jajaran pengurus periode 2025 sampai 2030 dengan para senior partai. Namun lebih dari itu, forum ini juga menjadi ruang refleksi atas arah baru kepemimpinan Golkar di Kota Malang.

Sofyan menegaskan bahwa legalitas kepengurusan yang telah dikukuhkan melalui Surat Keputusan dan pelantikan resmi merupakan bentuk kepercayaan penuh dari DPD Golkar Provinsi maupun Dewan Pimpinan Pusat kepada Djoko Prihatin dan timnya.

“Dengan keluarnya SK dan pelantikan itu, kepengurusan sudah final dan paripurna. Artinya, ini sudah mendapat persetujuan dari provinsi dan pusat. Kalau kita cinta Golkar, berikan kesempatan kepada Pak Djoko dan jajaran untuk bekerja,” ujarnya.

Menurut Sofyan, salah satu kekuatan kepemimpinan Djoko Prihatin saat ini adalah keberanian melakukan regenerasi secara nyata. Ia melihat komposisi kepengurusan baru banyak diisi oleh anak-anak muda yang diberi ruang untuk berproses dan berkontribusi.

“Regenerasi ini penting. Saya melihat di bawah kepemimpinan Pak Djoko, banyak kalangan muda yang dilibatkan. Ini langkah strategis karena pemilih ke depan mayoritas adalah anak muda. Mereka harus diberi kesempatan masuk, belajar, dan tumbuh di dunia politik,” tegasnya.

Sofyan menilai, membuka pintu bagi generasi muda bukan sekadar simbolik. Ia berharap para pengurus muda benar-benar diberi ruang aktual untuk menyusun program, membangun jejaring, serta menghadirkan kegiatan yang relevan dengan kebutuhan milenial dan generasi Z di Kota Malang.

“Anak-anak muda yang sekarang diangkat jadi pengurus harus mampu menyusun program yang bermanfaat. Kegiatan kreatif, ruang diskusi, pemberdayaan, itu harus digarap serius. Jangan sampai generasi muda merasa tidak terwadahi,” katanya.

Di sisi lain, Sofyan tetap mengingatkan pentingnya menjaga keutuhan dan kekompakan internal partai. Ia menyebut dinamika politik di Kota Malang cukup tinggi, sehingga kepemimpinan yang merangkul semua unsur menjadi kunci.

“Ketua harus bisa merangkul semuanya. Jaga kekompakan. Jangan jauh dari masyarakat. Pandai membaca apa yang diinginkan masyarakat dan hadir memberikan solusi,” ucapnya.

Bagi Sofyan, kombinasi antara pengalaman para senior dan energi generasi muda merupakan modal penting bagi Golkar Kota Malang untuk memperkuat peran politiknya, baik di DPRD maupun dalam kegiatan kemasyarakatan. Ia optimistis, jika konsolidasi dan regenerasi berjalan beriringan, Golkar akan semakin relevan dan mendapat tempat di hati masyarakat.

“Kalau Golkar hadir dan bekerja untuk masyarakat, insyaallah akan diingat dan pada akhirnya dipilih,” pungkasnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *