=========================================
Berita  

Ramadan Menggema di L’SIMA: Tarawih dan Tadarus Perkuat Iman Warga Binaan Hingga SAE Ngajum

Ramadan Menggema di L’SIMA: Tarawih dan Tadarus Perkuat Iman Warga Binaan Hingga SAE Ngajum
banner 120x600

PENAJATIM – Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang menggelar ibadah Tarawih berjamaah yang dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an di Masjid At-Taubah sebagai bagian dari pembinaan keagamaan selama bulan Ramadan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bergilir per blok hunian guna menjaga ketertiban dan kapasitas masjid tetap terkendali.

Bagi blok yang belum mendapatkan giliran menggunakan masjid, warga binaan tetap melaksanakan salat Tarawih dan tadarus di blok masing-masing dengan pengawasan petugas. Skema ini memastikan seluruh warga binaan tetap dapat menjalankan ibadah secara optimal tanpa mengabaikan aspek keamanan. Suasana religius terasa merata di setiap sudut lapas, baik di masjid maupun di lingkungan blok hunian.

Kepala Lapas Kelas I Malang, Teguh Pamuji, turut hadir dan memberikan penguatan langsung kepada warga binaan. Beliau menyampaikan bahwa Ramadan adalah momentum untuk memperbaiki kualitas hubungan dengan Allah SWT sekaligus membentuk karakter yang lebih baik.

“Saya mengajak seluruh warga binaan untuk terus istiqamah menjalankan ibadah, baik yang wajib seperti salat lima waktu dan puasa maupun yang sunah seperti Tarawih dan tadarus,”ujar beliau.

Beliau menegaskan bahwa konsistensi dalam ibadah akan melatih kedisiplinan, kesabaran, serta pengendalian diri. Harapannya, nilai-nilai tersebut dapat tertanam kuat dan menjadi bekal saat kembali ke tengah masyarakat.

“Saya berharap kegiatan ini mampu menguatkan keteguhan hati saudara-saudara sekalian dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan, serta menjadikan masa pidana bukan sebagai penghambat untuk terus mendekatkan hati kepada Sang Pencipta,” tambah Kalapas.

Di luar tembok lapas, kegiatan serupa juga berlangsung di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Malang yang berada di Ngajum. Warga binaan di SAE melaksanakan Tarawih dan tadarus di musala setempat dengan suasana yang khas.

Pemandangan alam yang indah berpadu dengan hawa dingin pegunungan menghadirkan nuansa malam yang syahdu. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema lembut, menciptakan atmosfer religius yang hidup dan menenangkan. Pembinaan spiritual di SAE berjalan beriringan dengan program kemandirian yang selama ini dilaksanakan.

Usai pelaksanaan tadarus, baik di dalam lapas maupun di SAE Ngajum, seluruh warga binaan mengikuti apel malam. Petugas melakukan cek fisik serta penghitungan jumlah penghuni sebagai bagian dari prosedur pengamanan yang wajib dilaksanakan. Kegiatan berlangsung tertib dan kondusif sesuai standar operasional yang berlaku. Sinergi antara petugas pembinaan dengan pengamanan menjadi prioritas selama Ramadan.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka KPLP), Eksa Rahnuzulian menyampaikan telah dibentuk satuan petugas piket malam tambahan untuk membantu pengawasan kegiatan ibadah, “Petugas tambahan ini akan membantu pengawasan dan mengawal kegiatan Tarawih dan tadarus hingag selesai, bahkan sekaligus mengawasi pembagian makanan yang dilaksanakan menjelang waktu sahur,” ujar Eksa. Dengan demikian, suasana ibadah tetap terjaga khusyuk tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan ketertiban.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *