=========================================
Berita  

Djoko Prihatin Perkuat Peran DPRD Kota Malang, Ajak Masyarakat Bangun Komunikasi Terbuka

Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Malang sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang (Instagram: Richdjoe)
banner 120x600

MALANG, PENAJATIM – Ruang pertemuan Balai RW VI Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, menjadi saksi dialog hangat antara warga dan wakil rakyatnya. Dalam agenda reses awal tahun 2026, Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Djoko Prihatin, menegaskan pentingnya komunikasi dua arah antara masyarakat dan legislatif.

Menurutnya, masih banyak warga yang belum memahami secara utuh apa saja tugas dan fungsi anggota dewan. Padahal, keberadaan DPRD tidak hanya membahas dan mengesahkan peraturan, tetapi juga menjadi jembatan aspirasi masyarakat dalam berbagai persoalan publik.

“Warga perlu tahu bahwa kami memiliki fungsi menyerap dan memperjuangkan aspirasi, khususnya dari daerah pemilihan masing-masing. Silakan sampaikan persoalan yang dihadapi,” ujar Djoko dalam forum tersebut.

Sebagai Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Malang sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko menyebut lembaganya memiliki peran luas. Mulai dari pengawasan kebijakan di bidang pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, hingga infrastruktur. Karena itu, ia mendorong masyarakat tidak segan melaporkan persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar.

Dalam dialog itu, sejumlah isu klasik kembali mengemuka. Warga menyoroti kemacetan yang kian padat di sejumlah ruas jalan serta persoalan drainase yang kerap tersumbat saat musim hujan. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas dan kenyamanan lingkungan.

Djoko menanggapi langsung berbagai keluhan tersebut. Ia memastikan seluruh masukan akan menjadi bahan tindak lanjut bersama pemerintah daerah. Baginya, reses bukan sekadar agenda formal, melainkan momentum mendengar suara riil masyarakat.

“Warga punya wakil di dewan. Jika ada persoalan, jangan dipendam. Laporkan. Kami juga akan lebih sering turun ke lapangan agar bisa melihat langsung kondisi yang ada,” tegasnya.

Melalui pertemuan itu, ia berharap hubungan antara DPRD Kota Malang dan masyarakat semakin terbuka. Partisipasi aktif warga dinilai menjadi kunci agar kebijakan publik benar-benar berpihak pada kebutuhan di lapangan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *