Berita  

Tolak Lupa Sejarah, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

Pernyataan sikat band asal Malang, d'kros. (ist).
banner 120x600
Pernyataan sikat band asal Malang, d’kros. (ist).

MALANG, PENAJATIM.COM — Band asal Kota Malang, d’Kross Official., menyatakan sikap untuk tidak tampil dalam rangkaian Festival Mbois 11. Keputusan itu diambil sebagai bentuk penolakan terhadap pelupaan sejarah dan penghormatan kepada mural “MALANG THE GLORY LAND” yang sempat diprotes publik.

Pernyataan resmi tersebut disampaikan d’Kross pada Rabu (20/8/2026).

“Menanggapi polemik terkait penimpaan mural ‘MALANG THE GLORY LAND’, d’Kross Official menyatakan sikap untuk mengundurkan diri dan tidak tampil dalam rangkaian Festival Mbois 11,” tulis pernyataan itu.

Sebagai band yang lahir dan tumbuh bersama semangat Arek Malang dan Aremania, d’Kross menegaskan langkah mundur ini bukan tanpa alasan.

“Kami merasa perlu mengambil sikap sebagai bentuk penghormatan terhadap karya, identitas, sejarah, serta rasa memiliki yang melekat pada mural tersebut,” lanjut pernyataan tersebut.

Bagi d’Kross, mural “MALANG THE GLORY LAND” bukan sekadar gambar di tembok. Mural itu merupakan simbol kebanggaan, identitas, dan memori kolektif Aremania yang tidak bisa diabaikan begitu saja.

d’Kross juga menegaskan bahwa keputusan mundur bukan bertujuan memanaskan suasana atau berkonflik dengan penyelenggara.

“Keputusan ini bukan untuk memperkeruh keadaan, melainkan sebagai bentuk solidaritas dan penghormatan kami terhadap kawan-kawan Aremania serta seluruh pihak yang merasa memiliki ikatan dengan ‘MALANG THE GLORY LAND’,” tegasnya.

Sikap ini, menurut d’Kross, adalah cara mereka menunjukkan keberpihakan kepada nilai-nilai kebersamaan yang selama ini dijaga bersama Aremania.

Di akhir pernyataan, d’Kross menutup dengan penegasan kecintaan kepada kota kelahirannya.

“Kami tetap mencintai Malang, Aremania, seni, musik, dan semangat kebersamaan yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan d’Kross. Salam Satu Jiwa,” tegasnya.

Polemik bermula saat mural “MALANG THE GLORY LAND” yang selama ini menjadi ikon kebanggaan Aremania ditimpa. Aksi itu memicu gelombang penolakan dari berbagai elemen masyarakat Malang. d’Kross menjadi salah satu pihak yang memilih mengambil sikap tegas dengan mundur dari panggung Festival Mbois 11. (lil).

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *