PENAJATIM – Transformasi digital yang berlangsung di berbagai sektor kini juga menyentuh layanan kesehatan. Untuk mendukung proses tersebut, BRI Malang Kawi menjalin kerja sama dengan RS Hermina Malang melalui pemanfaatan berbagai layanan perbankan yang dirancang untuk memperkuat efisiensi operasional institusi dan mempermudah aktivitas transaksi para pegawai.
Kolaborasi yang dilakukan mencakup penggunaan sejumlah produk unggulan BRI, mulai dari layanan payroll, aplikasi BRImo, QRIS, Electronic Data Capture (EDC), Cash Management System (CMS), hingga fasilitas transaksi dan pembiayaan lainnya. Sekitar 200 pegawai RS Hermina Malang akan menjadi bagian dari ekosistem layanan tersebut.
Pemimpin BRI Malang Kawi, Meirino Dwi Handoyo, mengatakan bahwa perkembangan teknologi mendorong institusi untuk mengadopsi sistem keuangan yang lebih modern dan terintegrasi. Karena itu, BRI berupaya menghadirkan layanan yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana transaksi, tetapi juga mendukung produktivitas organisasi.
“Melalui kerja sama ini kami ingin menghadirkan solusi keuangan yang mampu menjawab kebutuhan institusi secara menyeluruh. Tidak hanya memudahkan pengelolaan keuangan rumah sakit, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi pegawai dalam melakukan berbagai transaksi perbankan,” ujarnya.
Pemanfaatan BRImo menjadi salah satu layanan yang diharapkan dapat meningkatkan kemudahan akses keuangan bagi pegawai. Berbagai transaksi seperti transfer, pembayaran, pembelian, hingga pengelolaan rekening dapat dilakukan secara digital melalui satu aplikasi.
Selain itu, penggunaan QRIS dan EDC menjadi langkah penting dalam mendukung budaya transaksi non tunai yang semakin berkembang. Sistem pembayaran digital dinilai mampu menghadirkan proses transaksi yang lebih cepat, praktis, dan aman, baik bagi pegawai maupun masyarakat yang berinteraksi dengan lingkungan rumah sakit.
Dari sisi manajemen, layanan CMS BRI memungkinkan pengelolaan keuangan dilakukan secara lebih terstruktur. Berbagai aktivitas seperti pemantauan arus kas, pembayaran tagihan, hingga pengawasan transaksi dapat dilakukan secara real time sehingga membantu meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan institusi.
Menurut Meirino, kekuatan utama BRI terletak pada kemampuannya menghadirkan ekosistem layanan yang saling terhubung dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap institusi.
“Kami terus mengembangkan layanan berbasis teknologi agar dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh stakeholder. Dengan dukungan jaringan dan infrastruktur yang luas, BRI siap menjadi mitra yang mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan organisasi,” katanya.
Kerja sama dengan RS Hermina Malang menjadi bagian dari strategi BRI untuk memperluas pemanfaatan layanan keuangan digital di berbagai sektor. Sejumlah kolaborasi serupa juga terus dikembangkan bersama instansi pemerintah, lembaga pendidikan, badan usaha, hingga institusi layanan publik lainnya.
BRI meyakini bahwa integrasi layanan keuangan dan teknologi akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi kerja organisasi pada masa mendatang. Karena itu, perusahaan terus mendorong hadirnya solusi keuangan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha dan layanan publik.
“Harapan kami, kerja sama ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi institusi maupun pegawai. Pada akhirnya, layanan keuangan yang modern dan terintegrasi akan membantu menciptakan ekosistem kerja yang lebih produktif serta memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” tutup Meirino.


















