=========================================
Berita  

Bhakti Bhayangkara 2026, Kapolsek Kedungkandang Dekatkan Edukasi Kamtibmas ke Pelajar

Polsek Kedungkandang memilih mendekatkan diri langsung ke lingkungan sekolah. Senin pagi (27/4/2026), Kapolsek Kedungkandang Kompol M. Roichan bersama anggotanya menyambangi SMPN 21 Malang di kawasan Lesanpuro
banner 120x600

PENAJATIM – Dalam rangka Bhakti Bhayangkara 2026, jajaran Polsek Kedungkandang memilih mendekatkan diri langsung ke lingkungan sekolah. Senin pagi (27/4/2026), Kapolsek Kedungkandang Kompol M. Roichan bersama anggotanya menyambangi SMPN 21 Malang di kawasan Lesanpuro, bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan ruang dialog tentang berbagai persoalan yang kerap dihadapi pelajar.

Sejak pukul 08.00 WIB, suasana sekolah di Jalan Danau Tigi itu tampak berbeda. Kehadiran aparat kepolisian disambut oleh pihak sekolah yang diwakili jajaran humas, kurikulum, dan kesiswaan. Pertemuan berlangsung hangat, membuka ruang komunikasi antara aparat keamanan dan lingkungan pendidikan.

Di hadapan perwakilan sekolah, Kompol Roichan menekankan pentingnya peran bersama dalam menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif. Ia menyoroti isu kenakalan remaja, ancaman penyalahgunaan narkoba, hingga cara bersikap bijak di ruang digital yang kini tak terpisahkan dari kehidupan pelajar. “Generasi muda adalah aset bangsa. Kami ingin hadir lebih dekat agar adik-adik pelajar paham pentingnya menjaga diri, lingkungan, dan tidak terjerumus hal negatif,” ujarnya.

Pendekatan yang dibangun tidak hanya berupa penyampaian materi, tetapi juga penguatan kolaborasi. Kanit Binmas Polsek Kedungkandang, Ipda Agus Widodo, menyebut kegiatan seperti ini menjadi bagian dari langkah pencegahan yang terus diintensifkan. Menurutnya, sekolah memiliki posisi penting sebagai mitra dalam mendeteksi sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan di kalangan pelajar. “Kami ingin sekolah menjadi mitra strategis. Kalau ada potensi gangguan kamtibmas di kalangan pelajar, bisa segera kita cegah bersama,” katanya.

Kegiatan pembinaan dan penyuluhan tersebut berlangsung dalam suasana santai namun tetap terarah. Dialog yang terbangun menunjukkan bahwa pendekatan persuasif dinilai lebih efektif dalam menjangkau kalangan pelajar. Polsek Kedungkandang pun memastikan program serupa akan terus digelar di sekolah lain sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif sejak dini.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *