MALANG, PENAJATIM.COM – UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kota Malang kembali menggelar program edukasi kebencanaan untuk anak usia dini. Selasa (9/6/2026), Mako Damkar di Jl. Mayjen Sungkono No. 111 Kedungkandang menerima kunjungan dari 106 siswa TK dan KB asal Kecamatan Klojen.
Peserta berasal dari dua lembaga, yaitu TK-KB Islam Al-Ikhlas dan KB ABA 17. Mereka didampingi 15 guru selama kegiatan yang berlangsung pukul 08.45 hingga 11.30 WIB.
Materi sosialisasi dikemas interaktif oleh 4 personil Damkar. Anak-anak dikenalkan dengan bahaya api di rumah, fungsi alat pelindung diri pemadam, dan cara menghubungi layanan darurat 113.

Dua unit mobil pemadam, Trembelo 06 dan Isuzu 02, diturunkan untuk sesi peragaan. Puncaknya, para siswa diajak mencoba langsung memegang selang dan menyemprotkan air ke target. Total 5.000 liter air digunakan selama simulasi. Pengisian ulang unit dilakukan di Mako usai kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Penanggung Jawab Operasi M. Taqwin menegaskan edukasi ini bagian dari langkah pencegahan kebakaran di Kota Malang. Menurutnya, mengenalkan risiko api sejak TK membuat anak lebih tanggap dan tidak panik.
“Kegiatan hari ini berjalan aman dan lancar. Anak-anak terlihat antusias sekali. Ini penting supaya budaya waspada bencana tumbuh dari keluarga. Apa yang mereka lihat di sini bisa diceritakan ke orang tua,” jelas Taqwin.
Damkar Kota Malang membuka pintu bagi sekolah yang ingin melakukan kunjungan serupa. Tujuannya membangun sinergi antara petugas, sekolah, dan masyarakat dalam mencegah kebakaran.
Menanggapi hal tersebut, salah satu wali siswa, Ninda mengaku bangga dengan edukasi yang diberikan pihak Damkar. Ia pun penyebut bahwa Damkar Kota Malang memberikan edukasi terbaik, khususnya pada anak-anak setingkat KB-TK.
“Saya ikut senang melihat anak kami bahagia bermain dan merasakan hal baru yang mereka rasakan,” ucap ibu dari siswi KB-TK Al Ikhlas.
Menurutnya, edukasi ini merupakan suatu yang bakal tak dipukan oleh anak anak. Untuk itu, putri dari jurnalis senior ini merasakan hal yang berbeda. Ia pun sangat bangga. (lil).

















