Breaking News
Ambulans BRI Perluas Akses Kesehatan Warga Lumbang Resmi Pimpin Kodrat Kota Malang, Rendra Masdrajad Bidik Generasi Petarung Berprestasi Goes ke Kancah Asia, 4 Atlet UIBU Malang Tampil di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Bukan Sekadar Bantuan, BRI Kediri Dampingi 20 Keluarga Mustahik Setiap Pekan KEDIRI – Pendampingan kepada keluarga mustahik di Kediri dilakukan secara rutin, bukan hanya melalui pemberian bantuan. BRI Kediri bersama YBM BRILiaN menjalankan pembinaan kepada 20 keluarga melalui pertemuan yang digelar setiap minggu. Kegiatan berlangsung di Rumah Joglo, Desa Seketi, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Materi pendampingan mencakup dua aspek, yakni penguatan spiritual dan kemampuan mengelola keuangan keluarga. Pada aspek spiritual, peserta mendapatkan pemahaman mengenai penerapan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Sikap bersyukur, bertanggung jawab, saling mendukung dalam keluarga, serta memiliki tujuan hidup menjadi bagian dari pembinaan. Sementara dari sisi finansial, peserta belajar menyusun perencanaan keuangan, mengatur pendapatan dan pengeluaran, serta menyiapkan tabungan. Peserta juga dibekali pemahaman untuk membedakan kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumtif dan pengelolaan utang yang tidak sehat turut menjadi materi agar keluarga dapat membangun kebiasaan finansial yang lebih terukur. Branch Office Head BRI Kediri Adi Nugroho mengatakan, konsistensi pendampingan menjadi bagian penting dalam proses pemberdayaan. “Melalui YBM BRILiaN, kami ingin pendampingan yang diberikan dapat menyentuh kebutuhan keluarga secara lebih menyeluruh. Tidak hanya memberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, tetapi juga memperkuat nilai spiritual yang dapat menjadi fondasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Dengan pertemuan yang dilakukan secara berkala, peserta memiliki kesempatan untuk mempelajari materi secara bertahap dan menerapkannya di lingkungan keluarga. “Kami berharap 20 keluarga mustahik yang mengikuti kegiatan ini semakin kuat secara spiritual dan semakin bijak dalam mengelola keuangan. Dengan pendampingan yang dilakukan secara konsisten, harapannya mereka dapat membangun keluarga yang lebih tangguh, memiliki perencanaan yang baik, dan secara bertahap semakin berdaya serta mandiri,” kata Adi. Kembali Independen, The Changcuters Bawa Album Baru ke Malang
Berita  

Langkah Konkritnya Diapresiasi Nasional, Direktur Utama Tugu Tirta Jadi Narasumber BTAM Water Forum 2025

Inovasi dan langkah konkrit untuk memajukan Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, termasuk upaya mengoptimalkan pelayanan prima kepada pelanggan, membuat Direktur Utama Priyo Sudibyo, SE, S.Sos, MM, mendapat apresiasi secara nasional
banner 120x600

MALANG, PENAJATIM.COM – Inovasi dan langkah konkrit untuk memajukan Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, termasuk upaya mengoptimalkan pelayanan prima kepada pelanggan, membuat Direktur Utama Priyo Sudibyo, SE, S.Sos, MM, mendapat apresiasi secara nasional.

Priyo diundang sebagai narasumber kegiatan BTAM Water Forum 2025: Inclusivity for Water Security dengan topik “Komitmen dan Aksi Nyata Perumda Air Minum dalam Mendukung Swasembada Air”, yang diselenggarakan Balai Teknik Air Minum Kementerian Pekerjaan Umum, di Jakarta, Rabu (28/5/25).

Balai Teknik Air Minum berupaya meningkatkan kolaborasi para pemangku kepentingan sektor air minum dalam mewujudkan swasembada air yang inklusif. Selain Priyo, narasumber lain yang dihadirkan diantaranya ada Penata Kelola Penyehatan Lingkungan Ahli Utama Direktorat Jenderal Cipta Karya; R. Endra Saleh Atmawidjaja, S.T. M.Sc., DEA, Pendiri Sekolah Air Hujan Banyu Bening; Sri Wahyuning, S.Ag, dengan keynote speaker langsung Direktur Jenderal Cipta Karya; Dr Dewi Chomistriana, ST, MSc, IPU.

Inovasi dan langkah konkrit untuk memajukan Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, termasuk upaya mengoptimalkan pelayanan prima kepada pelanggan, membuat Direktur Utama Priyo Sudibyo, SE, S.Sos, MM, mendapat apresiasi secara nasional

Dalam sambutannya, Dewi menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan bersedianya Priyo hadir sebagai narasumber, untuk sharing knowledge mengenai berbagai inovasi demi terwujudnya air minum aman sesuai Asta Cita Presiden.

Priyo memaparkan materi mengenai ‘Komitmen dan Aksi Nyata Perumda Air Minum dalam Mendukung Swasembada Air’. Lingkup materinya antara lain mencakup fungsi dan mandat Perumda Air Minum dalam pelayanan air minum yang layak dan aman pada publik serta tantangan dan strategi Perumda Tugu Tirta dalam menyediakan pelayanan air minum pada publik.

Diskusi yang disiarkan secara hybrid melalui zoom tersebut diikuti hampir 500 stakeholder berbagai bidang, seperti para direktur dan kepala biro Kementerian PU serta para direksi BUMD Air Minum se-Indonesia. Sementara para pejabat tinggi Kementerian PU dan BTAM hadir langsung di venue kegiatan.

Dalam materi yang disampaikannya, Priyo juga mengulas mengenai strategi Perumda Tugu Tirta dalam mengatasi permasalahan non-revenue Water (NRW) dalam pelayanan air minum pada publik juga penerapan Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) di Perumda Tugu Tirta sebagai bentuk strategi penjaminan kualitas pelayanan air minum bagi
masyarakat.

“Kami merasa tersanjung atas apresiasi dari Kementerian PU, khususnya Dirjen Cipta Karya. Semoga apa yang saya sampaikan bisa menjadi masukan yang bermanfaat dan menginspirasi rekan-rekan sejawat BUMD Air Minum di Tanah Air. Ke depan, kami berharap ada kolaborasi dan sinergi positif bersama KemenPU,” ujar Priyo.

Dengan dilaksanakannya BTAM Water Forum 2025: Inclusivity for Water Security diharapkan
terbentuknya komitmen serta jaringan kerja antar pemangku kepentingan dalam cita-cita
pelayanan akses air minum perpipaan yang ramah terhadap masyarakat dan kelompok
rentan.

 

Humas Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *