PASURUAN – Keterbatasan jarak menuju fasilitas kesehatan menjadi salah satu persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayah Lumbang, Kabupaten Pasuruan. Kondisi tersebut mendorong PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 13 Malang menyalurkan bantuan satu unit ambulans Toyota Hiace untuk mendukung kebutuhan layanan kesehatan warga.
Bantuan tersebut diserahkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI kepada Yayasan Bakti Sejahtera Lumbang pada 11 September 2026. Ambulans diterima langsung Ketua Yayasan Bakti Sejahtera Lumbang, Taufan Aprilinadoko.
Kehadiran kendaraan tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan mobilitas medis, termasuk warga yang harus mendapatkan penanganan maupun dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lokasinya lebih jauh.
Region Business Support Head BRI Region 13 Malang, Ivan Andrea, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya BRI menghadirkan manfaat sosial yang dapat dirasakan langsung masyarakat.
“BRI tidak hanya berkomitmen memberikan layanan perbankan terbaik, tetapi juga terus berupaya hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Ivan.
Ia menambahkan, ambulans tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
“Melalui bantuan ambulans ini, kami berharap masyarakat di Lumbang dan wilayah sekitarnya, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan, dapat memperoleh penanganan dengan lebih cepat dan layak,” ujarnya.
Menurut Ivan, dukungan terhadap fasilitas kesehatan menjadi salah satu bentuk kontribusi sosial BRI untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami berharap ambulans ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Yayasan Bakti Sejahtera Lumbang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini memberikan manfaat berkelanjutan,” tambahnya.
Ketua Yayasan Bakti Sejahtera Lumbang, Taufan Aprilinadoko, menyebut keberadaan ambulans tersebut memiliki arti lebih luas daripada sekadar tambahan kendaraan operasional.
“Bagi kami, ambulans ini bukan hanya sebuah kendaraan. Di balik keberadaannya ada harapan masyarakat agar ketika ada warga yang sakit atau membutuhkan pertolongan, mereka bisa lebih cepat mendapatkan akses menuju fasilitas kesehatan,” ujar Taufan.
Ia mengatakan faktor kecepatan menjadi penting bagi warga yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan.
“Bagi masyarakat yang tinggal jauh dari layanan kesehatan, kecepatan dalam memperoleh pertolongan tentu sangat berarti,” lanjutnya.
Taufan memastikan ambulans bantuan BRI akan digunakan untuk kepentingan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada BRI Region 13 Malang. Bantuan ini memberikan semangat bagi kami untuk terus hadir melayani masyarakat,” katanya.
Ia juga menegaskan yayasan akan menjaga amanah bantuan tersebut.
“Kepercayaan ini akan kami jaga. Semoga setiap perjalanan ambulans ini membawa manfaat dan menjadi bagian dari ikhtiar membantu sesama,” pungkas Taufan.

















