Mahasiswa UIBU Sulap AI Jadi Senjata Digital Marketing dan Peluang Bisnis

Mahasiswa UIBU Sulap AI Jadi Senjata Digital Marketing dan Peluang Bisnis, Jumat 9 Oktober 2026. (Foto: Humas UIBU).
banner 120x600

MALANG, PENAJATIM.COM – Bukan lagi sekadar alat bantu mengerjakan tugas kuliah. Mahasiswa Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) kini diajak naik kelas: menjadikan Artificial Intelligence (AI) sebagai senjata untuk digital marketing dan mesin pencetak peluang bisnis.

Gagasan itu mengemuka dalam workshop yang digelar Fakultas Eksakta dan Keolahragaan (FEK) bersama Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIBU, Jumat (9/10/2026).

Kampus menghadirkan dua pakar AI, Ayrton Eduardo Aryaprabawa dan Jemmy Sugianto, untuk membongkar cara kerja AI yang sesungguhnya.

Jika selama ini mahasiswa hanya menjadi pengguna, kali ini mereka dilatih menjadi pengendali. Mulai dari cara memberi instruksi atau _prompting_ yang presisi, membangun konteks, hingga mengevaluasi hasil agar AI benar-benar bekerja sesuai kebutuhan profesional.

“AI itu seperti asisten super cerdas, tapi kalau salah kasih perintah, hasilnya juga ngawur. Kuncinya ada di cara kita mengarahkan,” ujar salah satu pemateri di hadapan peserta.

Skill inilah yang kemudian diaplikasikan langsung ke dunia digital marketing. Mulai dari meracik konten promosi yang menjual, menyusun strategi pemasaran yang tajam, hingga membedah ide bisnis yang punya potensi cuan di pasar industri.

Langkah ini sejalan dengan DNA entrepreneurship yang terus dibangun UIBU. Kampus tidak ingin mahasiswanya hanya jago teori, tapi juga piawai membaca peluang, menciptakan inovasi, dan mengubah pengetahuan menjadi nilai ekonomi.

Salah satu mahasiswa peserta mengaku mendapat perspektif baru.

“Selama ini kami kenal AI cuma untuk bantu buat makalah. Ternyata kalau diarahkan dengan instruksi dan konteks yang tepat, AI bisa jadi partner untuk mengembangkan ide kreatif dan peluang usaha. Ini membuka mata kami,” katanya.

Melalui kegiatan ini, UIBU menegaskan komitmennya mencetak generasi adaptif. Generasi yang tidak gagap teknologi, mampu mengoptimalkan AI secara kritis, dan berani menciptakan peluang bisnis sendiri di tengah gempuran era digital. (Zai.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *