Klik disini ========================================= Klik disini
Berita  

SAE L’SIMA Jadi Pusat Edukasi Lingkungan, Kolaborasi TNI dan Lapas Dorong Mitigasi Bencana

banner 120x600

MALANG, PENAJATIM – Upaya memperkuat kesadaran lingkungan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana terus digencarkan melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya tampak dalam kegiatan diseminasi penataan lingkungan hidup yang digelar di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) L’SIMA Ngajum, Kamis (26/3/2026). Kegiatan ini melibatkan jajaran TNI Angkatan Darat bersama Lapas Kelas I Malang sebagai tuan rumah.

Agenda tersebut merupakan bagian dari program strategis yang dijalankan secara terpadu di wilayah Kodam V/Brawijaya. Rangkaian kegiatan diawali dengan apel bersama yang diikuti personel dari Kodim Kota Malang, Kodim Malang-Batu, hingga Kodim Probolinggo di bawah Korem 083/Baladhika Jaya. Apel ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan koordinasi sebelum pelaksanaan kegiatan utama.

Kepala Lapas Kelas I Malang, Teguh Pamuji, turut hadir dan menyambut langsung para peserta. Ia menilai kegiatan ini menjadi ruang penting untuk memperkuat sinergi antarlembaga, sekaligus mendorong kepedulian bersama terhadap isu lingkungan.

Memasuki inti kegiatan, diseminasi tidak hanya disampaikan dalam bentuk materi, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata. Sebanyak 250 bibit pohon ditanam secara gotong royong di kawasan SAE Ngajum. Penanaman ini menjadi simbol sekaligus langkah konkret dalam menjaga kelestarian alam dan mengurangi potensi risiko bencana di masa depan.

Keterlibatan aktif seluruh peserta mencerminkan kuatnya semangat kolaborasi. Selain memperbaiki kualitas lingkungan, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap keseimbangan ekosistem di wilayah tersebut.

Dalam arahannya, Waaster Kasad Bidang Binter Brigjen TNI Boemi Ario Bimo menegaskan bahwa penanaman pohon bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia menyebut, setiap pohon yang ditanam merupakan investasi bagi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. “Apa yang kita lakukan hari ini adalah bentuk tanggung jawab kita terhadap bumi. Laksanakan dengan penuh kesungguhan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, kesadaran kolektif menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem yang sehat dan tangguh terhadap ancaman bencana.

Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan panen simbolis kacang tanah, salah satu komoditas unggulan dalam program ketahanan pangan SAE L’SIMA Ngajum tahun 2026 yang bekerja sama dengan PT PRIME 4.0. Panen ini menjadi gambaran nyata bagaimana pengelolaan lahan yang baik mampu memberikan hasil produktif.

Teguh Pamuji menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menunjukkan integrasi antara pembinaan warga binaan dengan program lingkungan dan ketahanan pangan. “Tidak hanya menanam pohon, kami juga mengoptimalkan lahan agar produktif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Menurutnya, hasil panen ini menjadi bukti bahwa program pembinaan dapat memberikan manfaat konkret, sekaligus menjadi sarana edukasi bagi warga binaan agar lebih peduli terhadap lingkungan.

Dengan dukungan berbagai pihak, SAE L’SIMA Ngajum diharapkan terus berkembang sebagai pusat pembinaan yang tidak hanya produktif, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.

Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *