MALANG, PENAJATIM.COM – Lapas Kelas I Malang kembali menunjukkan produktivitasnya melalui pelaksanaan panen edamame yang dikerjakan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Panen ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian sektor pertanian yang terus dikembangkan secara konsisten.
Edamame yang ditanam dengan usia panen 65 hari tersebut memberikan hasil optimal, dipanen bertahap dari total luas lahan 600 meter persegi yang dikelola secara intensif. Hasil panen mencapai sekitar 3 kwintal dengan kualitas istimewa dan siap dipasarkan ke pasar domestik dan wilayah sekitar kota Malang Raya.
Kegiatan ini menunjukkan ketekunan WBP dalam menerapkan keterampilan budidaya yang telah mereka pelajari selama mengikuti pembinaan. Keberhasilan ini menjadi bukti efektivitas pembinaan kemandirian di SAE yang terus menghasilkan output positif dan berkelanjutan.
Panen edamame turut dihadiri Kasubdit Kerja Sama Pemasyarakatan, Rika Aprianti, yang menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan SAE. “SAE L’SIMA ini terus berkembang sejak pertama dibuka sebagai sarana edukasi dan pelatihan bagi warga binaan. Kini, SAE telah menjadi pusat ketahanan pangan pemasyarakatan Jawa Timur,” ujar Rika, Jumat (5/12/2025).
Kalapas Malang, Teguh Pamuji, juga hadir memberikan motivasi dan memastikan kegiatan berjalan tertib dan lancar. Momen ini menegaskan komitmen Lapas Malang dalam memperkuat pembinaan produktif bagi warga binaan. (**).

















