Berita  

Sebelum Investasi, BRI Malang Sutoyo Minta Masyarakat Pastikan Legalitas dan Pengawasnya

banner 120x600

MALANG, PENAJATIM – Memastikan legalitas sebelum menempatkan dana menjadi langkah yang tidak boleh dilewati masyarakat ketika menerima tawaran investasi. BRI Branch Office Malang Sutoyo mengingatkan, penggunaan nama maupun logo institusi tertentu dalam sebuah penawaran tidak otomatis menjamin investasi tersebut resmi.

Branch Office Head BRI Malang Sutoyo Agung Waluyo mengatakan, masyarakat perlu melihat lebih jauh daripada sekadar besarnya keuntungan yang dijanjikan. Informasi mengenai produk, mekanisme investasi, risiko, pihak yang menawarkan, hingga otoritas yang mengawasinya perlu diperiksa terlebih dahulu.

“Imbal hasil yang tinggi tentu menjadi salah satu pertimbangan dalam berinvestasi. Namun sebelum menempatkan dana, masyarakat perlu memahami bagaimana investasi tersebut bekerja, risiko yang menyertainya, serta siapa pihak yang menawarkan produk tersebut. Dengan informasi yang utuh, keputusan investasi dapat diambil dengan lebih bijak,” ujar Agung.

Kewaspadaan menjadi semakin penting ketika penawaran investasi menawarkan keuntungan tinggi dalam waktu singkat. Pola tersebut patut dicermati apabila keuntungan yang dijanjikan tidak sebanding dengan risiko investasi atau informasi produk disampaikan secara terbatas.

Menurut Agung, masyarakat juga perlu memastikan pihak yang menawarkan investasi memang memiliki legalitas sesuai dengan kegiatan yang dijalankan. Tidak kalah penting, masyarakat harus mengetahui lembaga yang memiliki kewenangan mengawasi produk investasi tersebut.

Hal ini perlu diperhatikan karena nama, logo, atau identitas perusahaan maupun institusi dapat saja digunakan oleh oknum untuk membangun kepercayaan calon korban. Identitas tersebut tidak serta-merta membuktikan adanya hubungan resmi.

“BRI mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menyikapi berbagai penawaran investasi, khususnya yang menawarkan imbal hasil tinggi. Dengan informasi yang memadai, masyarakat dapat mempertimbangkan pilihan investasi dengan lebih bijak,” pungkasnya.

Jika menerima penawaran investasi yang mencurigakan, masyarakat diminta tidak langsung melakukan transfer ataupun menyerahkan data pribadi dan informasi perbankan. Verifikasi sebaiknya dilakukan melalui kanal resmi perusahaan atau lembaga terkait.

Apabila ditemukan dugaan penipuan atau penyalahgunaan nama BRI, bukti komunikasi dan transaksi sebaiknya disimpan untuk kemudian dilaporkan melalui kanal resmi BRI dan kepada pihak berwenang.

Informasi resmi BRI tersedia melalui bri.co.id, Instagram @bankbri_id, X @BANKBRI_ID, @kontakBRI dan @promo_BRI, TikTok @bankbri_id, Facebook dan YouTube BANK BRI, serta Contact BRI 1500017. Masyarakat juga dapat menggunakan layanan Asisten Virtual BRI Sabrina melalui WhatsApp 0812-1214-017.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *